23- The happy end

Setahun berlalu. Keiko dan Yunna kembali berada di antara ribuan penggemar Fox-T. Kali ini mereka ada di Jepang, mengantri di depan Tokyo Dome. Setelah perjuangan panjang, mereka berhasil tampil di panggung impian mereka. Tokyo Dome memang berbeda, dengan daya tampung 50,000 orang dan sound system yang lebih dahsyat, penampilan Fox-T hari ini diharapkanakan makin sempurna dan memuaskan para penggemarnya Hari ini adalah konser terakhir dari tour ke-4 mereka di Jepang. Khusus untuk hari ini juga, Keiko dan Yunna datang untuk menonton dan menyelamati mereka.

Hubungan Micky dengan Yunna berjalan mulus tanpa pertengkaran berarti, begitu juga dengan Max dan Lena. Dua orang itu malah kembali bertunangan. Keiko dan Jack, merek seperti anjing dan kuncing, selalu bertengkar tiap hari. Lucunya mereka selalu berbaikan dan makin dekat. Mungkin memang seperti itu gaya mereka berpacaran.

Yunna dan Keiko duduk di barisan VVIP. Ikut bernyanyi dan bersorak dengan 50,000 penonton lainnya. Micky sempat mengedipkan mata pada Yunna tadi, yang disambut dengan teriakan senang oleh orang-orang di sekitar mereka. Mereka mengira Micky mengedipkan mata pada mereka, mungkin. Keiko dan Yunna hanya tertawa melihat mereka. Penggemar Jepang amat sopan dan tertib. Mereka tidak menerjang ataupun melempari Fox-T dengan kado. Ikut bernyanyi dengan tertib.

Tiba di bagian akhir konser, Fox-T mengucapkan banyak terima kasih pada pengemarnya, agencynya, teamnya, dan keluarga mereka. Tiba-tiba Micky berkata, “Dan saya ingin memanggil 5 orang dari kalian untuk naik ke atas dan bernanyi bersama kami.” Seluruh penonton bersorak bergembira. Ini tidak biasanya terjadi di konser-konser mereka. Micky mengambil undian dari box yang berisi tiket masuk.

Semua orang mengeluarkan karcisnya dan berharap-harap cemas. Yunna dan Keiko juga tidak mau ketinggalan, mereka saling berpelukan memegang karcis mereka.

“West-A-31” panggil Ben, cewek dari ujung kanan berteriak dan maju ke atas panggung.

“Center-D-2” panggil Micky, itu nomor Yunna. Keiko berteriak dan menyuruh temannya naik.

“Back East-F-40.” panggil Alex

“Back West-K-22” panggil Max

Tinggal satu orang lagi, panonton mulai ribut memanggil nama Jack dan menyebutkan nomor bangku mereka masing-masing.

“Center-D-3” ucap Jack ala MC yang sedang membacakan pemenang lotre.

Itu nomor Keiko, ia membatu di bangkunya.

“Center-D-3? Ada orangnya?” tanya Jack belaga. “Apa perlu dijemput?” Jack menuruni panggung disertai bodyguardnya dan menghampiri Keiko. “Boleh saya lihat tiket anda?” tanya Jack sopan. Keiko menyerahkan tiket yang dipegangnya pada Jack. “Okey, you are the lucky girl.” ucap Jack lalu mengandeng tangannya dan membimbingnya naik ke atas panggung. Seluruh gedung berteriak iri melihat Jack mengandeng Keiko.

“Nah sudah ada lima orang di sini, Kita harus ngapain Micky?” tanya Alex, mengikuti rencana Micky. Seluruh team konser sudah waspada kalau-kalau terjadi chaos nanti.

“Kita akan mengabulkan keinginan mereka, kalau mereka berhasil menebak lirik lagu yang kita ucapkan nanti.”

“Pertanyaan pertama, untuk pasangan Ben. Ben jangan curang yah.” pesan Micky. Cewek itu berhasil menebak judul lagu hanya dari 2 baris kalimat. Ia meminta Ben untuk mengendongnya. Semua penonton riuh rendah menyoraki. Ben lalukan dengan mudah.

“Pertanyaa kedua, untuk pasangan saya. Tolong jawab yang benar yah.” Micky mengedipkan matanya pada Yunna, membuat penonton kembali berteriak. Micky memberikan pertanyaan yang mudah. Lagu “Look at Me”

“Betul, nah permintaannya apa, my lady?” tanya Micky sok gombal. Ini fan service yang bisa ia lakukan. Yunna berpikir sejenak lalu memantap Keiko meminta bantuan.

“3…2…1… Kelamaan, anda kehilangan hak anda. Jadi anda hanya boleh mendapat hadiah yang sudah kami tentukan.” Micky mengambil kotak kecil dari assistennya. Penonton menyoraki, meminta Yunna membuka hadiahnya.

Sebuah cincin berlian berbentuk hati. Penonton berteriak lagi, iri dan senang.

Pertanyaan ketiga dan keempat juga sukses dijawab, masing-masing mendapat hadiahnya. Mereka meminta aksesoris yang saat ini sedang dikenakan oleh Max dan Alex.

Giliran Keiko, jantungnya berdegup kencang. Tegang.

“Kali ini bukan lirik, karena pasti akan mudah sekali menebaknya. Saya akan memainkan sedikit nadanya. Dengarkan baik-baik yah.” ucap Jack. Ia duduk di depan keyboard dan memainkan lagunya. Lagu ulang tahun yang diberikan Jack padanya. Jantung Keiko semakin berdebar-debar.

Penonton juga berdengung dan berisik mempertanyakan lagu apa yang sedang dimainkan Jack.

Lalu Jack bernyanyi, mengucapkan selamat ulangtahun pada Keiko. Membuat pengemarnya berteriak makin gaduh.

Keiko sampai menitikan airmata, terharu. Jack pasti sudah merencanakan hal ini dengan teman-temannya.

“Happy Birthday Lee Keiko.” ucap Jack lalu mengecup kening Keiko, membuat pengemar Fox-T berteriak tidak rela.

Peserta kuis tidak diijinkan kembali ke tempat duduknya, mereka harus menunggu di belakang panggung. Slah satu dari peserta tersebut mengucapkan selamat pada Keiko, dan mengatakan betapa beruntungnya dia bisa dinyanyikan ulangtahun oleh Fox-T. Sama sekali tidak mencurigai hubungan Keiko dengan Jack.

“Mereka pasti ngecek ulang tahun pengemar mereka yang terdata di fanbase mereka yah. Makanya mereka bisa tahu elo ulang tahun hari ini. Doeh, gw iri nih.” ucap salah satu cewek itu.

“Yah, mungkin begitu.” ucap Keiko canggung.

Setelah encore, Fox-T kembali ke belakang panggung. Mereka berfoto bersama sebelum para pengemar mereka di antar kembali ke luar. Tentu Yunna dan Keiko hanya pura-pura keluar. Mereka masuk kembali ke ruang tunggu Fox-T dengan backpass mereka.

Yunna langsung menarik Micky, menanyainya soal cincin yang diterimanya. Micky berlutut di hadapan Yunna dengan sebelah kaki, “Han Yunna, will you marry me?” tanya Micky yang langusng disoraki oleh teman-temannya. Yunna langsung mengangguk-angguk saking senangnya.

Keiko dan semua orang di sana menyelamati mereka.

“Hati-hati Yun, Micky kalau tidur ngorok.” ledek Jack. Keiko langsung mencubit pacarnya itu, memintanya diam. Yunna juga memelototi Jack. Mereka berdua sama-sama berteriak pada Jack, “BAWEL!!!”

Advertisements

One thought on “23- The happy end

  1. Pingback: Links for Life Realm (1st novel) « Sharing love to the world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s