Chapter 19 – I Could Do Better Than This

Saengkil chuka hamida, Keiko-chan…….!” seru Yunna, membangunkan sahabatnya. Hari ini ulang tahun Keiko yang ke-23. Biarpun ia masih ngantuk dan belum mandi. Ia tetap mendatangi Keiko dan mengucapkan selamat. Memeluk Keiko dan membanjirinya dengan kecupan-kecupan konyol. Membuat Keiko tertawa terpingkal-pingkal saking gelinya. Continue reading

Chapter 17 – M n U

Micky terbangun karena suara berisik di luar. Ia menduga Keiko yang berada di luar, kemudian ia mendengar suara cowok. Hampir ia meloncat dari kasur saking kagetnya begitu menyadari suara siapa itu. Max ada di luar dengan Keiko sepagi ini? Sepanjang ia mengenal Max, tidak pernah sekalipun ia melihat adik kecilnya itu bangun lebih awal darinya atau lebih awal dari orang lain. Max benci bangun pagi. Sekarang ini pagi. Apa Max juga menginap di sini? Continue reading

Chapter 15 – Cemburu

“Dia masih cekikikan?”

Jack yang sedari tadi menjadi mata Micky, mengangguk. Ia dan teman-temannya terkejut luar biasa, ketika Yunna datang tadi. Tidak terpikirkan kalau cewek itu akan kembali muncul di hadapan mereka. Setelah apa yang terjadi dulu. Bukankah sikap mereka sudah cukup jelas saat Yunna datange bersama Keiko di konser mereka dulu? Kenapa cewek ini masih berani datang. Continue reading