Into Your Arm – Chapter 15

Waktu cepat sekali berlalu jika banyak kegiatan yang dilakukan dan jika kegiatan itu dilakukan dengan banyak orang. Tidak terasa mereka sudah menghabiskan 2 malam di pulau dan belum sekalipun menceburkan diri ke dalam laut. Dan semua itu karena Yunna melarang mereka. Pacar Micky itu berkata kalau menikmati laut itu harus tepat di tengahnya. Continue reading

Into Your Arm – Chapter 12

Ren seharusnya menarik diri di saat dia bisa, seperti mengatakan kalau dia sakit, tidak enak badan atau mengantuk, dengan demikian dia tidak perlu benar-benar berperan sebagai pasangan Samuel. Ia seharusnya meringkuk di kamar mandi seharian jadi Samuel tidak menemukan dia. Ia bisa melanjutkan permainan ‘seharusnya’ ini seumur hidupnya tapi tetap saja tidak akan merubah keadaannya kalau sekarang ia harus digendong oleh Samuel dan bertanding dengan pasangan lainnya dalam adu lari ini. Continue reading

Into Your Arm – Chapter 11

“Jadi oppa ingin aku mengatur kencan untuk oppa dan Ren?” ucap Gina mengulang permintaan Samuel. Ia masih tidak percaya sepupunya ini datang ke rumahnya pagi-pagi dan membicarakan mengenai sahabat perempuannya. Ia menyerengit memandangi Samuel, berusaha menebak jalan pikir sepupunya tersebut. Melihat pakaiannya yang masih sama dengan kemarin, ia menduga Samuel tidak Continue reading