HeartBeat – Chapter 3

Mei, 2010

Alex sedang asyik minum-minum dengan teman-temannya di bar. RedPub milik ipar Keiko. Sejak kemari dulu, ia jadi ketagihan untuk berkumpul di tempat ini. Walau dulu ada insiden kecil tapi sekarang ini aman-aman saja. Malah terbukti cukup private karena penjagaannya semakin ketat. Membuat RedPub semakin terkesan esklusif. Continue reading

Advertisements

Into Your Arm – Chapter 31

Acara penghargaan telah dimulai sejak beberapa saat yang lalu, tapi Ben tidak bisa memfokuskan dirinya. Ia belum berhasil menenangkan dirinya sejak ia mendapati Ren duduk tidak jauh dari mejanya. Setiap kali ia harus memaksakan dirinya melihat ke arah panggung dan berhenti menatap cewek itu. Dan walau ia sudah memandang lurus ke arah panggung, dari sudut matanya ia masih saja mencuri-curi pandang ke arah Ren. Continue reading

Heartbeat – Chapter 1

January, 2012

“Bagus, terserah kalian! Mulai sekarang, aku tidak akan ambil pusing lagi!” Seru Alex kemudian pergi meninggalkan rumahnya. Membiarkan 4 pasang mata menatapnya bingung.

“Lex, jangan marah. Mereka kan memang sering adu mulut.” Kejar Jack.

Tapi Alex menepis tangan temannya itu, ia kembali menggerutu, “Aku bosan melihat mereka selalu ribut. Kapan sih mereka bisa dewasa.”

“Sabar sedikitlah. Sebentar lagi mereka juga minta maaf padamu.”

“Aku tidak peduli. Kamu juga Jack! Sudah tahu Max masih ada hati dengan Keiko, bagaimana bisa kamu ikut menyetujui ide bodoh Ben!” Continue reading